
SMANSARA.COM— Suasana Lapangan Universitas Safin Pati tampak riuh oleh para atlet woodball dari berbagai daerah, seperti Semarang hingga Pekalongan. Di tengah persaingan ketat ajang tingkat nasional Piala Kemerdekaan Pati Open 1 pada 8 hingga 9 Agustus lalu, Maullanna Putra Ardyan, siswa SMA Negeri 1 Jepara yang akrab disapa Lanna, tetap berdiri dengan tenang. Baginya, olahraga woodball yang sekilas mirip dengan golf namun berfokus memasukkan bola kayu ke dalam gate atau gawang kecil bukan sekadar kompetisi, melainkan ajang penguasaan diri.
Hasil dari ketenangan dan kerja keras Lanna pun terbayar tuntas. Dalam kejuaraan berkelas nasional yang diselenggarakan secara resmi oleh Pengurus Indonesia Woodball Association (IWBA) Pati tersebut, Lanna berhasil memborong gelar membanggakan di dua nomor sekaligus. Ia sukses mengamankan posisi Juara 1 Team Stroke Putra KU 18 serta Juara 3 Ganda Stroke Putra KU 18.
Pencapaian luar biasa ini terasa semakin istimewa jika melihat proses di balik layar yang ia jalani. Dengan durasi masa persiapan yang terbilang sangat singkat, yaitu hanya berlangsung selama dua minggu di bawah bimbingan intensif sang pelatih, Pak Marga, Lanna dituntut untuk mengoptimalkan setiap sesi latihan tanpa celah demi menjaga performanya di lapangan.
Meskipun persiapan terhitung kilat, hal tersebut tidak menyurutkan langkahnya saat bertanding. Lanna memiliki kebiasaan dan strategi khusus sebelum turun ke lapangan untuk memastikan presisi permainannya tetap terasah. “Biasanya sebelum perlombaan dimulai, saya melakukan gating atau memukul bola ke dalam gawang sebanyak mungkin dan melakukan pukulan panjang,” tutur Lanna saat membagikan pengalamannya.
Kedisiplinan serta mental yang teruji terbukti memuluskan jalannya di arena pertandingan hingga meraih kemenangan tanpa kendala berarti. Bagi Lanna, raihan trofi dari Pati ini bukanlah akhir, melainkan pijakan awal untuk melangkah lebih jauh di ajang yang lebih tinggi. “Semoga ke depannya bisa lebih baik, bisa mendapatkan juara lagi, dan yang paling penting bisa membanggakan kedua orang tua saya,” harap Lanna menutup perbincangan.
