One Way Trip: Persahabatan, Kekacauan Sistem Hukum, dan Sisi Kelam Manusia

One Way Trip yang diperankan oleh Ji Soo, Suho 'EXO', Ryoo Joon-yeol, dan Kim Hee-chan.

One Way Trip yang diperankan oleh Ji Soo, Suho ‘EXO’, Ryoo Joon-yeol, dan Kim Hee-chan.

Perjalanan yang awalnya terasa menyenangkan kadang justru membawa kita ke kejadian yang tak disangka-sangka, kadang pula memaksa manusia untuk lebih dewasa. Nilai itulah yang jelas tertangkap lewat film arahan sutradara Choi Jung-yeol lewat film terbaru keluaran CJ Entertainment, One Way Trip.

Berawal ketika empat orang sahabat yaitu Yong Bi (Ji Soo), Ji Gong (Ryu Jun-yeol), Doo Man (Kim Hee-chan), dan Sang Woo (Suho ‘EXO’) akan melalukan sebuah perjalanan ke Pohang, Korea Selatan sebelum Sang Woo mulai menjalani wajib militer keesokan harinya. Mereka berencana menghabiskan malam bersama untuk memberi ‘salam perpisahan’ pada Sang Woo. Meski harus pergi diam-diam dari orangtua mereka, perjalanan ini awalnya berjalan lancar. Mereka jalan-jalan santai di pinggir pantai, main kembang api di malam hari, hingga makan malam sambil ngobrol di sebuah kedai.

Yong Bi (Ji Soo), Ji Gong (Ryoo Joon-yeol), dan Doo Man (Kim Hee-chan) saat akan menjemput Sang Woo (Suho 'EXO') untuk melakukan perjalanan ke Pohang, Korea Selatan.

Yong Bi (Ji Soo), Ji Gong (Ryoo Joon-yeol), dan Doo Man (Kim Hee-chan) saat akan menjemput Sang Woo (Suho ‘EXO’) untuk melakukan perjalanan ke Pohang, Korea Selatan.

Setelah makan malam, perjalanan yang seru itu berubah drastis menjadi tragedi. Berawal ketika sepasang suami-istri terlihat bertengkar di depan mobil mereka. Sang istri dipukuli dengan brutal oleh suaminya yang membuat Yong Bi tak bisa tinggal diam. Tanpa pikir panjang, ia pun berusaha menghentikan perkelahian itu yang justru membuat mereka jadi saling pukul dengan sang suami. Saat polisi setempat datang, mereka justru yang dituduh sebagai pembuat onar. Di tengah kejar-kejaran dengan polisi, Sang Woo tertabrak mobil dan koma di rumah sakit.

Keempat sahabat ini dikejar oleh polisi setempat karena dianggap telah membuat onar.

Keempat sahabat ini dikejar oleh polisi setempat karena dituduh sebagai pembuat onar.

Tidak ada pilihan lain untuk ketiganya selain ikut ke kantor polisi. Diketahui kemudian bahwa sang suami meninggal dunia di tempat. Meski sudah menjelaskan bahwa mereka tak bersalah, polisi tetap tidak percaya. Sang istri bahkan memberi kesaksian bahwa empat sahabat ini adalah orang-orang yang membunuh suaminya. Karena semua bukti mendukung kesaksian itu, Yong Bi, Ji Gong dan Doo Man terancam dipenjara. Di sinilah mereka harus memutuskan akan mempertahankan persahabatan atau mempertaruhkannya.

Ada ambisi besar tersimpan di balik kisah film ini. Choi Jung-yeol tidak hanya ingin menuturkan kisah persahabatan, melainkan juga kekacauan sistem hukum beserta penegaknya hingga penggalian akan bangkitnya sisi kelam manusia saat tengah tersudutkan posisinya. Guna mengakali tumpukan poin tersebut, Jung-yeol memanfaatkan alur campuran, melompat maju mundur antara sebelum dan sesudah insiden. Paparan persahabatan tokoh utama memang jadi kurang maksimal akibat kerap terpotongnya momentum serta perbedaan tone kedua garis waktu, sehingga membuat penonton urung sepenuhnya terikat dan terpikat dengan hubungan keempat protagonis. Tapi ibarat pengorbanan kecil sebab eksplorasi terhadap isu-isu lain mampu tergali mendalam, membawa One Way Trip jauh lebih kompleks dari kelihatannya.

Apa yang akan mereka putuskan? Mempertahankan persahabatan atau mempertaruhkannya? (SJPA)

Author: Redaksi

Pers SmansaraDotCom

Share This Post On