Heathens-TOP Sindir Sikap Tak Toleran

Apa yang pertama kali kamu pikirkan ketika mendengar kata Heathens dan Twenty One Pilots? Apakah salah satu soundtrack dari Suicide Squad? Jika iya, selamat! Kamu benar.

Kali ini, redaksi akan membahas tentang lagu yang mendapat anugerah Best Rock Video di ajang MTV Video Music Awards pada tahun 2016 ini. Yuk, cek ulasan berikut!

Official poster untuk Heathens karya Twenty One Pilots.

Official poster untuk Heathens karya Twenty One Pilots.

Twenty One Pilots atau kerap disingkat TOP ini, terkenal dengan lirik lagunya yang seperti puisi dan memiliki makna implisit. Heathens yang berarti “kafir” ini, juga memiliki makna yang dalam dan perlu digali, lho.

Pada bait pertama, disebutkan “all my friends are heathens” yang bermaksud bahwa teman-teman dari sang pencipta lagu, Tyler Joseph, adalah “kafir”. Akan tetapi, tunggu dulu! Kafir di sini merujuk pada penganut agama yang penuh akan self-righteous dan tidak bisa toleransi pada perbedaan.

Hal ini semakin diperkuat oleh lirik-lirik selanjutnya yang seolah mengingatkan kepada orang lain tentang “keganasan” kaum-kaum tersebut. Pada bait pertama juga terdapat lirik sindiran bahwa pemeluk agama yang selalu merasa paling benar dan sukar menghargai perbedaan ini, bisa melakukan kekerasan terhadap orang lain.

Lagu yang dibawakan oleh duo asal Ohio, Amerika Serikat ini merupakan sindiran terhadap aksi-aksi pemeluk agama yang mulai radikal dan anarkis. Seperti yang kita ketahui melalui media, sekarang ini banyak sekali kasus pembakaran rumah ibadah atau pembantaian umat beragama. Band yang terkenal dengan aliran ukulele screamo dan schizophrenic pop tersebut ingin mengekspos kemirisan ini.

Selain sindiran, Twenty One Pilots yang sekarang tergabung dalam label Fueled by Ramen, salah satu cabang milik Atlantic Records, juga ingin mengingatkan kepada pendengar lagunya untuk berhati-hati. Maksudnya, agar pendengar lagu itu waspada terhadap sekitar dan siapa saja dalam lingkup sosialnya. Sebab, kita tidak tahu pasti seperti apa pola pikir orang-orang di sekeliling kita.

Kita harus tetap memegang teguh keyakinan diri sendiri, tidak mudah dipengaruhi oleh orang lain, serta dapat menjaga diri masing-masing.

Tidak hanya memiliki makna yang dalam, Heathens ini disajikan dengan gebukan perkusi dari Joshua Dun dan dibumbui dengan suara khas dari sang vokalis, Tyler Joseph. Paduan keduanya membentuk sebuah harmoni yang tidak berat didengar oleh telinga.

Uniknya, tidak ada rap khas dari Tyler Joseph, former member Twenty One Pilots yang juga pemadu synthesizer dan programming dalam lagu ini. Sehingga, Heathens terdengar lebih santai dan cocok untuk dibuat karaoke.

So, are you ready to join the clique, guys? (Nar)

Author: Redaksi

Pers SmansaraDotCom

Share This Post On