Mas Adib: Wartawan Itu Harus Nekat

Adib Auliawan Herlambang (kiri) sedang menerangkan materi kejurnalistikan kepada para peserta WJO Ketiga 2016 yang berlangsung di Ruang Multimedia SMAN 1 Jepara pagi tadi, Minggu (7/2).

Adib Auliawan Herlambang (kiri) sedang menerangkan materi kejurnalistikan kepada para peserta WJO Ketiga 2016 yang berlangsung di Ruang Multimedia SMAN 1 Jepara pagi tadi, Minggu (7/2).

Ekstrakulikuler jurnalistik online SMAN 1 Jepara yang dikenal dengan SMANSARA.com mengadakan Workshop Jurnalistik Online (WJO) Ketiga 2016. WJO kali ini mengusung tema “Tajamkan Indra, Penakan Karya” yang diikuti oleh anggota kelas X dan XI, serta perwakilan dari SMP di Jepara dengan narasumber Adib Auliawan Herlambang dari SUARAMERDEKA.com. Kegiatan tahunan ini diadakan di Ruang Multimedia pagi tadi, Minggu (7/2).

Acara dibuka oleh Najmiyatul Fajriyah selaku ketua panitia dan Puji Rahayu sebagai wakil kepala sekolah. Lalu, dilanjutkan pemberian materi manajemen produksi yang disampaikan oleh narasumber, Adib Auliawan Herlambang yang kerap disapa Mas Adib. Pada materi tersebut, beliau menuturkan bahwa dalam pembuatan berita terdapat beberapa tahap. Di antaranya dengan mendapatkan informasi dari narasumber. Setelah mendapat informasi, wartawan menulis berita, menyuntingnya, dan kemudian mem-posting-nya.

“Menjadi wartawan haruslah nekat, jika tidak nekat bukan wartawan namanya,” tuturnya di tengah acara.

Materi selanjutnya adalah teknik wawancara. Dalam pelaksanaannya, jurnalis harus dapat mencairkan suasana, saling menyapa, menggunakan kalimat tanya yang friendly, dan setelah bertanya harus mengucapkan terima kasih. Selanjutnya, pemberian teknik penulisan berita. Beliau menjelaskan cara menulis berita yang benar.

Kemudian, Mas Adib meminta para peserta untuk membuat berita dengan tema bebas dan menulisnya di kertas. Setelah selesai, hasilnya dikumpulkan. Akhirnya dipilihlah dua tulisan terbaik milik Jessica Aprillia Putri Gumilar dan Shinta Milania Rohmany. Mereka berdua mendapatkan bingkisan dari Mas Adib.

“Saya bangga karena menemukan portal berita yang dikelola oleh siswa dan hasilnya bagus. Saya kagum, portal berita seperti ini justru malah ada di Jepara,” ungkapnya di akhir acara. (WM)

Author: Redaksi

Pers SmansaraDotCom

Share This Post On