PMI Jepara Butuhkan Lima Ribu Kantong Darah Tiap Bulan

Seorang siswa dan guru sedang mendonorkan darahnya.

Seorang siswa dan guru sedang mendonorkan darahnya.

Senin (21/09), PMI Jepara mengadakan donor darah yang dimulai pukul 09.00 WIB di Aula SMAN 1 Jepara. Petugas donor darah yang terlibat diantaranya satu dokter pemeriksa dan tiga petugas PMI. Namun, dikarenakan antusias dan solidaritas siswa yang tinggi, seorang petugas PMI didatangkan lagi untuk membantu ketiga petugas lainnya. Sehingga terdapat empat petugas PMI yang hadir di kegiatan ini. Kegiatan selesai pukul 15.00 WIB.

Untuk bisa mendonorkan darahnya, siswa harus memenuhi beberapa syarat. Diantaranya yaitu siswa harus sehat, berat badan menimal 45 kg dengan usia 16 tahun ke atas, dan tidak sedang datang bulan bagi perempuan.

Salah satu manfaat yang bisa didapat dari donor darah adalah badan menjadi sehat dan terhindar dari berbagai penyakit seperti HIV/AIDS, Sipillis, Hepatitis B, dan Hepatitis C.

Selain itu, menurut hasil penelitian WHO, apabila donor darah dilakukan dalam tiga bulan sekali, akan dapat mencegah penyakit gagal ginjal dan stroke.

Antusias siswa tahun ini lebih tinggi daripada tahun lalu. Kantong darah yang terkumpul tahun ini berjumlah 50-an kantong, lebih banyak dari tahun lalu yang hanya terkumpul 30-an kantong darah. Namun, jumlah ini masih tergolong sedikit bila dibandingkan dengan dua tahun lalu yang mencapai 100 kantong darah.

“Sebenarnya, jumlah penduduk di Jepara kurang lebih 1 juta jiwa. Seharusnya tim PMI dapat mengumpulkan 5.000 kantong darah per bulan, tapi kami hanya mendapatkan kurang lebih 1.500 kantong darah saja.” tutur Erdi Utomo selaku dokter pemeriksa. (FNM)

Author: Redaksi

Pers SmansaraDotCom

Share This Post On