Karnaval Budaya Semarakkan Tahun Baru Islam

Barisan karnaval SMAN 1 Jepara peringatan Tahun Baru Islam

Sabtu siang (25/10), bertepatan dengan 1 Muharram 1436 Hijriyyah, digelar Karnaval Budaya di jalan-jalan sekitar Jepara kota. Karnaval budaya atau yang biasa disebut kirab sudah menjadi tradisi tiap tahun di Kabupaten Jepara. Ini adalah upaya melestarikan budaya nusantara sekaligus memperingati Tahun Baru Islam.

Karnaval Budaya ini menjadi tempat berkumpulnya para penduduk Jepara untuk ikut berpartisipasi dalam parade maupun barisan penonton. Pesertanya berasal dari beberapa sekolah di Kabupaten Jepara tidak terkecuali SMAN 1 Jepara. Selain itu, terdapat atraksi-atraksi lain, seperti Barongsai, Marchingband, dan lain-lain.

Karnaval kali ini mengusung tema Budaya Lintas Agama. Tema tersebut dipilih, untuk menjaga sikap toleransi dan kerukunan antar pemeluk agama yang berbeda-beda. Karnaval dimulai pukul 13.00 dan selesai pukul 16.30. Panasnya atmosfer siang itu tidak menghalangi perjalanan para partisipan, mereka tetap berjalan berkeliling kota dan penonton tetap antusias.

SMAN 1 Jepara turut meramaikan karnaval dengan mengusung tema Sunan Kalijaga Syi’ar Islam di Tanah Jawa. Performa yang ditampilkan diantaranya, tarian Lir-Ilir dari 50 siswa. Selain itu, figur Sunan Kalijaga juga ditampilkan oleh beberapa siswa laki-laki. Persiapan telah dilakukan seminggu sebelum karnaval berlangsung. Para siswa yang terpilih dilatih langsung oleh Agus Rijadi untuk menari. Rute kali ini tidak menjadi masalah bagi para peserta, mereka tetap menikmati suasana karnaval di sepanjang jalan.

Selain peserta dan penonton, banyak juga fotografer yang ikut berpartisipasi mengabadikan momen karnaval budaya tahun ini,

“Capek juga lari-lari kesana kemari ambil gambar, apalagi cuacanya panas banget, tapi karnaval kali ini banyak pemandangan unik. Senang bisa berpartisipasi!” ujar Fian, salah satu aktivis Metafora, klub peggiat fotografi SMAN 1 Jepara. (LOV/HAN)

Author: Redaksi

Pers SmansaraDotCom

Share This Post On